Cerita BSS
Tentang Kami

Bimasakti Sanjaya?

Adalah perusahaan TI yang melayani kebutuhan bisnis dan organisasi seperti PDAM, Rumah Sakit, Dinas & Badan Pemerintah Daerah dalam penyedian aplikasi bisnis dan operasional..

Poin-poin penting BSS,

Tahun 2009 mulai menjalankan project baca meter listrik, pivot ke baca meter air sampai 2011 mulai membentuk perusahaan tersendiri dengan brand Baca Meter Bimasakti yang sudah menjadi produk.

Tahun 2014 mengembangkan ERP perusahaan air minum dengan brand produk SIMiBima sekaligus SIM sekolah dengan brand produk Bimasakti School.

Tahun 2016 pengembangan dari Bimasakti School ke HR sistem dengan brand produk SmartPresence – Absensi Online. Sekaligus mengembangkan metode pembayaran online untuk perusahaan air minum.

Tahun 2019 bergabung bersama Alterra Teknologi Indonesia menjadi perusahaan baru dengan nama Bima Sakti Alterra.

Kenapa bersama BSS?

Kami perusahaan yang mengutamakan pelayanan terbaik bagi klien kami bagi pengguna produk-produk kami.

Tim BSS,

Kami muda dan mandiri, penuh semangat dan berusaha memberi yang terbaik produk dan penggunanya.

Nilai - Nilai BSS

Nilai yang kami junjung dalam bekerja dan menjalankan bisnis.

KESETARAAN

Kami memandang dengan kesetaraan, setiap orang berhak menerima perlakuan yang sama. Untuk itu kami tidak memandang remeh siapa pun, tidak memandang klien apakah dari perusahaan besar atau kecil.

KEJUJURAN

Disii adalah ranah yang sangat relatif. Tapi batasannya pasti. Bagaimana Bimasakti bertindak selalu pada berpegang pada kejujuran. Kami sadar apa yang kami tanam adalah apa yang akan kami tuai.

KEGIGIHAN

Kami mencoba untuk menjadi sekuat mungkin, dengan menunjukan kegighan kami. Kami sangat sadar sekali bisnis dibidang IT yang bersifat Saas sangat rentan dengan permasalahan. Setiap hari adalah tanggung jawab.

TIDAK PUTUS ASA

Berbicara tentang kebutuhan klien dengan paradigma tentang TIK di Indonesia yang sedang berkembang. Apabila kami mudah menyerah dan putus asa maka solusi untuk pengguna tidak akan tercipta.

MENGHADAPI TANTANGAN

Hal yang paling menantang di Indonesia dalam penerapan TIK adalah paradigma masyarakatnya. Bagaimana TIK ini masih menjadi suatu hal kadang menjadi sangat berati dan sekaligus dianggap remeh.

KONTEMPLASI

Evaluasi diri kami sebagai penyedia jasa layanan solusi IT, sudah layakkah? Sudahkah kami mendengarkan pengguna kami? Sudah berlaku dengan baik dan professional? Memvalidasi sikap dan layanan kami.